Siapa bilang Astronomy itu mahal???,bener juga sih, teleskopnya harganya mahal, “itu buatan pabrik”. Tahukah kalian betapa sangat Luas jagad raya kita ini???, ya, kita hanya sebagian kecil dari bagian dari jagad raya ini. Saya Danang mahasiswa jurusan Olahraga, ingin berbagi ilmu dengan kalian semua para pembaca setia. Kecintaan saya dengan ilmu astronomi membuat saya ingin mempunyai teleskop sendiri, namun karena keterbatasan Dana untuk beli teleskop buatan pabrik, saya putuskan untuk mencoba membuatnya sendiri. “Ya”,kita tahu harga teleskop buatan pabrik tidaklah murah, untuk spesifikasi yang bagus harganya jutaan, bahkan ada yang melebihi harga mobil baru. Hal tersebut yang kemudian membuat saya untuk memutuskan mencoba untuk membuat teleskop sendiri, “Apa bisa???”. Belajar dari teman-teman astronomy di dalam maupun luar negeri melalui jejaring sosial dan blog, banyak ilmu yang saya dapatkan tentang rumus-rumus perbesaran teleskop,cara kerjanya dan banyak sekali hal yang saya pelajari tentang teleskop. Terinspirasi dari teleskop buatan pak Mutoha yang sekaligus ketua JAC ( Jogja Astro Club ) yang ditulisnya di Blog beliau, saya mencoba membuatnya dengan sedikit modifikasi dan kreatifitas. Tipe teleskop yang saya buat berjenis Refraktor. Postingan terdahulu sudah dijelaskan tentang jenis dan macam teleskop dan kita tahu bahwa ada banyak tipe teleskop, yaitu Refraktor,Reflektor (Newtonian), dan Cassegrain. Berikut teleskop pertama buatan saya:

Untuk bahan-bahan yang kita butuhkan adalah sebagai berikut

  • lensa bekas fotokopi / lup / lensa cembung (biasanya memiliki fokus 25-60 cm)
  • lensa obyektif mikroskop m=10x sd 20x ( saya memakai perbesaran 10x)
  • lensa okuler mikroskop m=5x atau 12.5″ (saya gunakan untuk findernya)
  • pipa pralon 4″ ( saya mengunakan 2,5” )
  • sambungan 4″-4″ = 2x dan 4″-2″=1x ( saya menggunakan 2,5” x 4 buah )
  • Tutup pralon untuk ukuran pralon 2,5” 2 buah (1 untuk dibuat focuser, 1 untuk tutup tabung    telescope).
  • teleskop finder ( bisa digunakan binokuler yang kecil/diambil satu saja)
  • penyangga (tripod) alt-azimuth
  • lem pralon

Tambahan

–          Gear dan ban tamia bekas, yang saya dapatkan dari bekas maianan adik saya.

Data bahan diatas saya dapatkan dari blog pak Mutoha, silahkan klik link berikut; http://mutoha.blogspot.com/2007/05/membuat-teleskop-sendiri.html

Dari bahan yang sudah saya dapatkan, saya mencoba untuk ikut membuat dengan sedikit modifikasi di lensanya, saya menggunakan lensa sebanyak 3 buah seperti pada teropong bumi (binocular). Barang yang saya pakai adalah barang bekas, kecuali lensa objektif microskop 10x dan eyepiece microskop 12,5x dan juga pipa pralon. Teleskop saya terdiri dari 3 buah lensa, objektif berdiameter 7cm dari lensa fotocopy, objektif microscope 10x, serta okuler microskop 12,5x.

Langkah pertama adalah mencari titik focus  lensa fotocopy (biasanya 25-60 cm), focus teleskop saya 25 cm. Setelah ketemu titik focus barulah kita membuat tempat untuk lensanya. Untuk tempat lensa saya pergunakan sambungan pralon ukuran 2,5 dim, disini saya menggunakan sambungan sebanyak 4 sambungan ( 2 sambungan untuk tempat lensa, dan 2 lagi untuk lens shade). Jangan lupa tentukan dahulu panjang pipa pralon agar sama dengan panjang focus lensa.

Langkah kedua, membuat system focuser dengan menggunakan tutup pralon yang dilubangi, lalu dimasukan shok 2,5 in kecil dan lem dengan lem pralon. Selanjutnya dengan gear dan ban tamia bekas (bisa juga dengan barang bekas lain) untuk system penggerak agar bisa bergerak keluar dan masuk untuk mencari fokus . Dibuat sedemikian rupa menyerupai system focuser pada teleskop refraktor buatan pabrik (yang saya buat single focuser).

Langkah ketiga, membuat eyepiece dari okuler monokuler dan membuat finder dengan monocular . pertama kita lepas lensa ob, lalu lepas juga lensa ok untuk dibuat eyepiece, untuk lensa pembalik kita simpan saja. Untuk membuat eyepiece, saya menggunakan lensa ob microskop perbesaran 10 x dan ok monocular. Keduanya saya tempatkan pada tabung kecil dengan jarak 10 cm karena ob microskop saya buat focus di 10 cm. Selanjutnya membuat finder, Cara membuat finder ini tidaklah rumit. Untuk ob finder saya gunakan Lensa ob monocular yang saya letakkan sedemikian rupa pada sambungan 2,5” kecil, lalu untuk ok findernya saya menggunakan lensa ok microskop 12,5x.

Langkah selanjutnya tinggal membuat dudukan finder pada tabung optic dan dudukan tripod untuk tabung optic. Sebenarnya teleskop ini namanya bukan teleskop, karena bayangan yang dihasilkan tidak terbalik, kecuali jika lensa pembalik pada teleskop disertakan pada pemasangan pada eyepiece teleskopnya. Ini seperti sebuah binocular yang besar dengan lensa microskop didalamnya. Tidak tahu namanya apa, saya menyebutnya my first telescope, dan yang jelas saya bengga dengan hasil karya saya.

Saya lumayan puas karena kawah bulan terlihat cukup bagus, jupiter bergaris dengan 4 satelitnya dan saturnus dengan cincinnya. untuk deep sky object saya berhasil melihat nebula orion, tapi sayang cuman kayak debu putih seperti kapas. Sekarang saya sedang dalam tahap pembuatan telescope tipe Newtonian ( reflector).Berikut foto bulan dengan menggunakan kamera HP 2 mp;

Sumber: http://www.kafeastronomi.com/membuat-teleskop-refraktor.html